by

Freelancer Versus Full Timer, Pilih Mana?

Bekerja merupakan kebutuhan bahkan kewajiban bagi setiap orang. Dengan bekerja kita dapat memperoleh pendapatan yang nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tanpa bekerja, kita tidak akan memperoleh uang dan tidak dapat memenuhi segala kebutuhan hidup. Karena apa-apa yang ada di dunia ini pasti harus memerlukan uang untuk dapat memilikinya. Bekerja banyak sekali macamnya, namun bekerja dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu full time (waktu penuh) dan freelance atau part time (paruh waktu atau serabutan). Ingin menjadi freelance ataupun full timer merupakan pilihan setiap individu. Kita tidak dapat memaksakan pilihan orang lain karena keduanya pun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat menjadikan pertimbangan untuk memilih yang mana.

Freelancer Memiliki Penghasilan Yang Bervariasi?

Seorang full timer cenderung memiliki penghasilan yang tetap sesuai dengan kesepakatan atau kontrak kerja yang ditetapkan oleh perusahaan atau tempat kita bekerja. Jika berbeda pun biasanya karena mendapat sedikit bonus dari pekerjaan tambahan yang kita kerjakan. Berbeda dengan seorang freelance, penghasilannya cenderung bervariatif, tidak menentu. Bisa besar juga bisa kecil. Tergantung jam kerja juga banyaknya pekerjaan yang kita lakukan. Kalau besar memang senang, tetapi saat penghasilan minim bagaimana? Kalian lebih memilih mana

Fleksibilitas Waktu Menjadi Pertimbangan?

Waktu merupakan salah satu alasan mengapa seorang freelance lebih memilih menjadi freelance. Saat menjadi freelance, waktu yang kita gunakan lebih fleksibel dan lebih hemat. Mengapa? Karena menjadi seorang freelance itu tidak menentu waktunya. Per hari bisa saja 4 jam atau bahkan 10 jam, bergantung pada pekerjaannya. Hal ini dapat memudahkan kita untuk menggunakan waktu yang lain untuk berkegiatan lain. Berbeda dengan seorang full timer, mereka sudah terjadwal waktu bekerjanya. Contoh mulai pukul 7 pagi hingga 5 sore, secara penuh tanggung jawab harus menjalankannya serta tidak boleh pulang lebih awal. Harinya pun biasanya sudah terjadwal, misal dari hari Senin sampai dengan Sabtu, dan sebagainya. Waktu-waktu weekend adalah hari yang sangat berarti bagi para full timer. Karena mereka dapat beristirahat setelah bekerja dengan lelah.

Related posts: