by

Membangun Komunikasi Keluarga

Keluarga adalah harta yang paling berharga. Tentu akan sangat menyenangkan jika Anda mempunyai keluarga yang bahagia dan utuh. Jika Anda mempunyai keluarga yang dapat memahami satu sama lain, mencintai satu sama lain, dan harmonis maka akan membuat Anda bahagia. Karena itulah komunikasi keluarga sangat penting jika Anda ingin merasa betah untuk tinggal di rumah. Namun jika Anda ingin meraih keluarga yang bahagia tentu saja tidak bisa hanya diucapkan saja namun juga harus dilakukan. Mempunyai keluarga yang bahagia dibutuhkan kerja keras dan perjuangan dari semua pihak. Anda dan anggota keluarga yang lain harus berkorban, saling memahami, saling menghargai, dan juga saling mencintai. Itu adalah beberapa kunci menuju keluarga bahagia.

Cara Membangun Komunikasi Keluarga

Untuk membangun komunikasi keluarga yang baik, maka Anda sebagai orang tua harus bisa meluangkan waktu untuk bisa berbicara dari hati ke hati bersama dengan buah hati Anda. Kadang anak-anak agak sungkan untuk menceritakan dan mencurahkan perasaannya terutama kepada orang tua. Biasanya hal tersebut karena kondisi dari orang tuanya sendiri. Komunikasi tidak mungkin terjalin jika Anda pada saat pulang sehabis bekerja muncul dalam keadaan yang sedih, murung, capai, bahkan terlihat kusut lalu sampai rumah Anda pun terdiam. Hal seperti inilah yang membuat anak-anak menjadi sungkan untuk bercerita.

Karena itulah Anda harus bertindak sebagai orang tua yang mampu untuk membuat anak-anak Anda berbicara pada Anda. Sebenarnya sangat mudah untuk mengajak anak agar mengobrol berama Anda. Anda bisa memulainya dari menanyakan beberapa pertanyaan sederhana. Lalu jangan lupa pula untuk menciptakan suasana yang santai dan menyenangkan. Jika suasananya baik maka pasti anak mau bercerita. Pertanyaan untuk anak Anda pun juga tidak perlu yang sulit. Anda bisa bertanya tentang hal yang sederhana seperti hal apa saja yang dilakukan si anak di sekolah, tanyakan tentang teman-temannya, atau tadi belajar apa di sekolah. Hal-hal yang sederhana saja. Dari pertanyaan itulah maka si anak akan bercerita dengan sendirinya. Dengan cara inilah maka akan terjalin komunikasi keluarga antara anak dan orang tua.

Related posts: